| Jam 06.00 | Kebaktian Bahasa Batak |
| Jam 07.30 | Kebaktian Sekolah Minggu |
| Jam 10.00 | Kebaktian Bahasa Batak |
| Jam 15.30 | Kebaktian Remaja |
| Jam 19.00 | Kebaktian Bahasa Indonesia |
Ephorus Dan Kadep Koinonia Mengikuti Sidang Raya Gereja-Gereja Dunia (WCC) Di Busan Korea.
-----
Warta Jemaat: Minggu, 3 Nopember 2013.
MINGGU XXIII DUNG TRINITATIS
“AI NA MANGULAHON LOMO NI ROHA DEBATA, I DO ANGGINGKU, I DO IBOTONGKU, I DO DAINANG !"
.
.
“Dalam Yesus Kita Bersaudara”
Markus 3 : 31 ~ 35
Warta Jemaat: Minggu, 27 Oktober 2013.
MINGGU XXII DUNG TRINITATIS
“MINGGU REFORMASI: MANANG ISE HAMU NA NAENG SANGAP, I MA GABE PANGOLOI DI DONGANNA"
.
.
“Bukan Memerintah Melainkan Melayani”
Markus 20 : 20 ~ 28
TEMA NATAL HKBP TAHUN 2013.
TEMA NATAL HKBP
TAHUN 2013
Bahasa Indonesia : “Datanglah, Ya Raja Damai….”
(bdk. Yes. 9 : 5).
(bdk. Yes. 9 : 5).
Warta Jemaat: Minggu, 20 Oktober 2013.
MINGGU XXI DUNG TRINITATIS
“MANGHAHOLONGI DEBATA DOHOT DONGAN JOLMA"
.
.
“Mengasihi Tuhan Allah dan Sesama Manusia”
Markus 12 : 28 ~ 34
Keheningan Upacara Nasional Rapat Pendeta HKBP 2013.
Sebagai bagian dari Indonesia, maka di dalam Rapat Pendeta HKBP diadakan acara Upacara Nasional Rapat Pendeta HKBP 2013. Acara ini sebagai bentuk pengabdian HKBP untuk melaksanakan Perdamaian, Pembaharuan dan Pemberdayaan di tanah Indonesia.
Dalam acara upacara ini dilantunkan lagu ”Mengheningkan Cipta” yang dipimpin oleh Dra. Julis Silitonga sebagai konduktor untuk mengenang para pahlawan yang telah mengabdi dan membela Negara Indonesia ini. Pada upacara nasional ini juga diadakan kata sambutan dari perwakilan pemerintah, yakni dari Sekretaris Kota Pematangsiantar, Ir. Mangindar Simbolon. Dalam kata sambutannya bahwa Gereja dengan Pemerintah sama-sama bertujuan demi kemajuan masyarakat, sehingga harus saling melengkapi.
Turut juga memberikan kata sambutan Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th., yang mengucapkan selamat dan sukses kepada HKBP atas pelaksanaan Rapat Pendeta HKBP 2013 dan mengharapkan agar para pendeta turut menjawab realitas yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, yakni dengan membawa kebenaran, misalnya kasus korupsi, serta sekaligus mewujudkan kebersamaan di masyarakat majemuk, mengingat ada beberapa Pendeta yang menolak pendirian tempat ibadah Parmalim.
Kata sambutan juga diutarakan perwakilan dari Menteri Agama melalui Dirjen Bimas Kristen, Dr. Saur Hasugian, sedangkan kata sambutan terakhir diutarakan oleh Ketua Rapat Pendeta, Pdt. Willem TP. Simarmata, MA yang sekaligus bimbingan pastoral dari Ephorus. Ephorus menekankan bahwa Pendeta harus menentang korupsi dan ketidakadilan di dalam berbangsa.
Lebih lanjut, Ephorus juga mengharapkan agar pendeta selalu menjalin kerjasama dengan pemeluk agama yang lain, menjaga keharmonisan di dalam keragaman. Hal-hal yang ditekankan Ephorus juga kepada 1.523 peserta Rapat Pendeta adalah Pendeta juga mendukung kelestarian alam, mengikuti gerakan oikumene, serta tidak ketinggalan Ephorus mengharapkan di Tahun Anak-Anak ini seluruh Pendeta diharapkan memberikan perhatian lebih ke pada Sekolah Minggu dengan menambah anggaran sekolah minggu, membuat kurikulum sekolah minggu, meningkatkan metode pengajaran Sekolah Minggu.
| Add caption |
Pembukaan Rapat Pendeta HKBP.
| Prosesi Pimpinan & Peserta Rapat Pendeta HKBP |
Pematangsiantar (15/10/2013)
Sebanyak 28 utusan distrik mengikuti barisan prosesi ibadah pembukaan Rapat Pendeta HKBP 2013 yang dipimpin oleh Pempinan HKBP. Dengan mengambil tema: HKBP Menjadi Berkat Bagi Dunia (Kej. 12:2), liturgi Ibadah Pembukaan Rapat Pendeta HKBP 2013 mengajak para peserta rapat pendeta untuk merasakan panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi masyarakat secara umum dan jemaat secara khusus.
| Musik Tiup HKBP |
“Tuhan Kasihanilah, Kristus Kasihanilah”, demikian para peserta berseru di dalam doa permohonan sebagai tanda proses panggilan (baca: Teologi Operasional) menuju menjadi berkat bagi dunia. Puncak liturgi dalam HKBP Menjadi Berkat Bagi Dunia, yakni Kotbah yang disampaikan oleh Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbauna, Moderamen Banua Niho Kariso Protestan (BNKP). Di dalam kotbahnya, Pdt. Tuhoni mengajak para pendeta untuk mencari hasangapon untuk menjadi berkat bagi dunia. Pdt. Tuhoni menerangkan dengan kenosis Kristus, Filipi 2: 5-11, sebagai pengosongan diri di dalam bentuk kerendahan hati di dalam melayani.
| Suasana Kebaktian Pembukaan |
Acara ibadah pembukaan Rapat Pendeta HKBP 2013 ini juga menjadi pembukaan resmi Rapat Pendeta HKBP 2013, setelah pembahasan mengenai Tata Tertib Rapat dilaksanakan tadi malam. Ketua Rapat Pendeta HKBP yang sekaligus Ephorus HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA., langsung membuka resmi Rapat Pendeta HKBP 2013 di hadapan 1.523 peserta Rapat Pendeta HKBP.
| Khotbah oleh: Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbauna. |
Rencananya Rapat Pendeta HKBP ini akan dilaksanakan hingga 18 Oktober 2013. Topik-topik pembahasan, yakni Seminar Tema dan Sub Tema Rapat Pendeta HKBP 2013, Pembahasan Tata Gereja dan Tradisi Eklesiologi serta sidang Rapat Pendeta, akan menjadi jadwal di dalam rapat pendeta HKBP 2013.
Langganan:
Postingan (Atom)